lifestyle,

Seperti Inilah Perayaan Natal di Lapas Madiun

Desember 29, 2015 madiunkita 0 Comments


MADIUN (KR) - Natal menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Kristiani. Tak terkecuali bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sedang menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun. Mengusung tema “Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah,” mereka merayakannya dengan khidmat dan penuh sukacita, Sabtu (26/12).
Dilangsungkan di aula lapas, kegiatan ini diikuti oleh para WBP Kristiani Jemaat Gereja Paulus Lapas Madiun, para tamu undangan, serta keluarga para WBP Kristiani. Perayaan Natal tersebut dibuka secara simbolis oleh Kepala Lapas (Kalapas) Madiun, Anas Saepul Anwar, dengan penyalaan lilin Natal.
“Saya mengapresiasi kinerja para pembina dan WBP sehingga peringatan Natal tahun 2015 di Lapas Madiun dapat terselenggara dengan baik,” tutur Kalapas.
Ia mengatakan bahawa kegiatan seperti ini merupakan salah satu bukti nyata pembinaan kerohanian bagi para WBP di Lapas Madiun. Menurutnya, ini merupakan buah dari kerjasama yang baik dari pelbagai komponen. “Semoga kerjasama yang terbina dengan baik ini dapat kita lanjutkan, bahkan lebih ditingkatkan lagi dimasa-masa yang akan datang,” harapnya.
Dalam perayaan Natal kali, tak lupa ia berpesan kepada WBP Kristiani agar memetik hikmah keteladan dari kehidupan Yesus Kristus semenjak kelahirannya hingga akhir hayatnya. “Saya ucapakan selamat Natal bagi WBP Kristiani. Semoga damai Natal memberi berkah bagi kita semua,” ucap Kalapas.
AS, WBP Kristiani yang menjadi panitia, mengatakan bahwa tema yang diusung kali ini bertujuan untuk mengajak para jemaat secara bersama-sama menciptakan keharmonisan dalam keberagaman. “Pesan dari tema Natal kali ini bahwasanya semua manusia adalah sama sehingga mempunyai tanggung jawab sama dalam menciptakan kedamaian, kerukunan, keadilan, dan saling menerima dalam keanekaragaman,” ucapnya.
Sebagai panitia, ia pun mengucapkan rasa terima kasih kepada para pihak atas dukungannya sehingga perayaan Natal kali ini dapat berjalan dengan lancar. “Kawan-kawan Muslim disini juga ikut serta membantu menyiapkan dan menata dekorasi tata panggung,” tambahnya memuji keharmonisan toleransi beragama di Lapas Madiun.
Sukacita Natal pun kian terasa ketika paduan suara dari WBP Jemaat  Gereja Paulus Lapas Madiun menampilkan puji-pujian Natal. Penampilan mereka yang sangat apik ini membuahkan tepuk tangan meriah dari para hadirin yang memenuhi aula lapas.
Tak  heran bila perayaan Natal kali ini memberikan kesan tersendiri bagi para WBP Kristiani. SH salah satu contohnya. Ia mengatakan bahwa merayakan Natal dibalik jeruji seperti ini merupakan momen yang tidak akan ia lupakan dalam hidupnya.
“Saya bertekad untuk menjadi orang yang lebih baik dan dengan keterbatasan yang ada kita mampu memberikan yang terbaik bagi Tuhan,” janji WBP kasus narkotika yang pada kesempatan tersebut juga mendapatkan kesempatan melepas rindu dengan keluarganya.
Sumber : http://www.pemasyarakatan.com/seperti-inilah-perayaan-natal-di-lapas-madiun/

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.