Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Penderita HIV/Aids di Magetan Capai 330 Orang


    MAGETAN (KR) - Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mencatat, jumlah kasus
    HIV/AIDS di daerah itu sejak ditemukan tahun 2002 hingga akhir November
    2015 telah mencapai 330 orang.


    "Dari jumlah 330 penderita tersebut, sebanyak 173 orang di
    antaranya telah meninggal dunia," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan
    Magetan Ehud Allawy kepada wartawan di Magetan, Selasa.


    Menurut dia, temuan baru kasus HIV/AIDS di Magetan cenderung
    meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu tentu sangat mencemaskan dan
    harus dicegah oleh semua pihak lapisan masyarakat dan pemerintah.


    Sesuai data yang ada, pada tahun 2014 ditemukan sebanyak 52 orang
    positif mengidap AIDS di wilayah Magetan. Sedangkan pada tahun 2015
    hingga bulan Oktober, ditemukan sebanyak 62 orang positif HIV/AIDS.


    "Kasus tersebut merupakan fenomena "gunung es". Dimungkinkan saja,
    jumlahnya lebih banyak dari data yang terungkap. Hal ini tentu sangat
    menakutkan," kata dia.


    Ia menjelaskan, penularan HIV/AIDS di wilayah Magetan kebanyakan
    disebabkan karena hubungan seks bebas. Sebagian lain karena narkoba dan
    sisanya akibat kelahiran.


    Sedangkan penderitanya tidak hanya kaum perisiko tinggi seperti
    pengguna narkoba melalui jarum suntik dan para wanita pekerka seks
    (WPS). Namun juga para ibu rumah tangga dan juga anak-anak.


    Diduga para ibu rumah tangga tersebut tertular dari pasangannya
    yang sebelumnya pernah melakukan hubungan seks bebas dengan WPS ataupun
    orang lain yang positif HIV/AIDS.


    Hal itu terbukti, karena petugas Dinas Kesehatan dan Satpol PP
    setempat pernah melakukan pemeriksaan dan hasilnya ditemukan sejumlah
    WPS dan pemandu lagu di tempat hiburan wilayah Magetan positif
    terjangkit HIV/AIDS dan mereka masih beroperasi.


    Sementara, dalam rangka memperingati hari AIDS Sedunia yang jatuh
    setiap tanggal 1 Desember, jajaran staf Dinas Kesehatan Magetan
    melakukan aksi damai dengan membagi-bagikan stiker di kawasan bundaran
    Terminal Maospati, Magetan.


    Aksi tersebut sebagai bentuk sosialisasi ke masyarakat akan
    bahayanya penyakit HIV/AIDS. Dalam aksi tersebut, mereka juga melibatkan
    para ODHA untuk memberitahukan ke masyarakat bahwa setiap orang berhak
    bergaul, termasuk ODHA.


    "Yang dicegah adalah penyebaran virusnya, bukan mengucilkan
    penderitanya. Sebab, HIV/AIDS hanya ditularkan melalui hubungan seks
    bebas, penggunaan jarum suntik bersamaan, transfusi darah, dan ibu hamil
    kepada bayinya," kata Ehud. (*)

    Sumber : http://www.antarajatim.com/lihat/berita/168826/penderita-hivaids-di-magetan-capai-330-orang

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728