Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Harga Bahan Pokok di Madiun Naik Jelang Natal


    MADIUN (KR) - Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Madiun, Jawa Timur, mengalami kenaikan akibat tingginya permintaan konsumen menjelang hari raya Natal 2015 dan tahun baru 2016.
         
    Pedagang bahan pokok di Pasar Besar Kota Madiun, Lestari, Selasa, di Madiun, mengatakan, kenaikan harga sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.
         
    "Sejak awal bulan lalu, sejumlah kebutuhan pokok sudah mulai naik harganya. Seperti harga cabai, bawang merah, bawang putih, telur, dan sayuran. Kenaikan paling tinggi terjadi untuk cabai dan bawang merah," ujar Lestari kepada wartawan.
         
    Menurut dia, harga cabai keriting pada awal bulan Desember masih mencapai Rp17.000 per kilogram, namun selama dua pekan ini naik secara bertahap hingga mencapai Rp33.000 per kilogram. Cabai merah dari Rp13.000 per kilogram naik bertahap hingga mencapai Rp27.000 per kilogram. Sedangkan cabai rawit, dari sekitar Rp20.000 per kilogram menjadi Rp31.000 per kilogram. 
         
    Untuk komoditas bawang merah, pada awal bulan Desember masih mencapai Rp14.000 per kilogram, selama dua pekan ini naik secara bertahap hingga mencapai Rp29.000 per kilogram. Bawang putih, dari harga Rp20.000 per kilogram menjadi Rp24.000 per kilogram. 
         
    Kemudian, harga daging ayam broiler, dari harga Rp29.000 per kilogram saat ini menjadi Rp31.000 per kilogram, gula pasir dari Rp11.000 menjadi Rp12.000 per kilogram, telur ayam ras dari Rp20.000 menjadi Rp20.800 per kilogram, dan beras kualitas medium naik Rp200, dari Rp9.100 menjadi Rp9.300 per kilogram.
         
    Lalu, harga tomat, pada awal bulan Desember masih mencapai Rp5.500 per kilogram, selama dua pekan ini naik secara bertahap hingga mencapai Rp8.000 per kilogram. 
         
    Sedangkan wortel stabil tiggi di harga Rp12.000 per kilogram, kentang Rp10.500 per kilogram, dan daging sapi di kisaran Rp90.000 hingga Rp95.000 per kilogram. 
         
    Para pedagang menilai, naiknya harga sejumlah bahan pokok tersebut disebabkan karena jumlah pasokan yang menipis di pasaran. Hal itu tidak sebanding dengan tingginya permintaan menjelang hari raya Natal dan tahun baru.
         
    "Jumlah kebutuhan masyarakat juga naik. Apalagi ini mendekati hari raya Natal dan liburan tahun baru," kata Lestari.
         
    Masyarakat memprediksi, harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut masih akan terus naik. Hal itu seiring dengan tingginya tingkat permintaan barang di pasaran pada hari raya Natal yang berdekatan dengan Maulud Nabi Muhammad SAW.
    Sumber : http://www.antarajatim.com/lihat/berita/170027/harga-bahan-pokok-di-madiun-naik-jelang-natal

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728