Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Tak ada penimbunan, segel gudang pupuk dibuka Polres Ponorogo


    PONOROGO (KR) - Satreskrim Polres Ponorogo membuka segel police line yang dipasang disebuah rumah di Desa Kemiri Jenangan yang diduga sebagai gudang penimbunan pupuk bersubsidi, Selasa(15/09/2015).
    Penyegelan dan pemasangan police line dirumah yang diduga sebagai tempat untuk menimbun pupuk bersubsidi tersebut, lantaran sebelumnya satuan tugas (Satgas) pengawasan barang bersubsidi Polres Ponorogo mendapati laporan diduga adanya penimbunan pupuk bersubsidi di gudang milik Kelompok Tani (Poktan) Kemiri Makmur Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan, Ponorogo.
    “Berdasarkan informasi dari warga, diduga adanya penimbunan pupuk bersubsisdi, juga diduga adanya pendistribusian yang dijual bebas pupuk bersubsidi, maka kami melakukan pengecekan dan untuk kepentingan lidik sementara pintu kita segel dengan dilakukan pemasangan police line,” ucap AKP Hasran Kasatreskrim Polres Ponorogo, Rabu(16/09/2015).
    Guna kepentingan lidik dan pemeriksaan, polisi selain memasang police line juga telah memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan, yang diantaranya kepala Desa Kemiri, dan pengurus kelompok tani (Poktan) Kemiri Makmur.
    Dari hasil pemeriksaan baik dilokasi maupun dari keterangan pihak-pihak yang telah dipanggil polisi menyimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya upaya penimbunan pupuk bersubsidi, dan polisi langsung melepas segel dan police line yang dipasang dipintu rumah yang dipergunakan untuk menyimpan pupuk bersubsidi tersebut.
    “Setelah kita melakukan pengecekan dan memintai keterangan dari berbagai pihak ternyata praktek-praktek itu tidak kita temukan, dan itu murni sesuai dengan RDKK,”ucap AKP Hasran.
    Sementara itu, sekretaris kelompok tani (Poktan) Kemiri Makmur Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan Kusmiran saat ditemui lensaindonesia.com mengatakan,”ya intinya kita dituduh melakukan penimbunan, dan Sabtu kemarin gudang ini digeledah, kemudian Seninnya kami diperiksa, karena kami tidak terbukti menimbun dan tidak menjual diluar RDKK, maka pupuk bisa disalurkan kembali ke petani lagi, jadi memang pupuk disini resmi,”
    Sumber : http://www.lensaindonesia.com/2015/09/16/tak-ada-penimbunan-segel-gudang-pupuk-dibuka-polres-ponorogo.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728