Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Petani Ponorogo lapor TNI karena temukan pupuk ZA ‘palsu’


    PONOROGO (KR) - Seorang petani warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Ponorogo melapor ke Koramil Babadan, lantaran meragukan keaslian 2 zak pupuk jenis ZA yang telah dibelinya dari kelompok tani di desanya. Dari dua zak pupuk, satu zak berwarna putih sedagkan satu lainnya berwarna oranya.
    “Karena dua sak pupuk ZA yang saya beli warnanya berlainan, dan saya ragu-ragu maka saya lapor ke Koramil,” ucap Suwito, Minggu (13/9/2015).

    Ia mengaku sudah menyebarkan sebagian pupuk ke sawahnya. Namun, keraguan yang menghinggapinya membuat Suwito menghentikan proses pemupukan dan melapor ke perangkat desa dan Koramil Babadan.
    Danramil Kapten Fayakun anggota Koramil Babadan langsung menindak lanjuti laporan tersebut dengan melakukan cross chek ke kios yang mendistribusikan pupuk tersebut, Seger Waras. Hasilnya, petugas Koramil juga menemukan pupuk serupa yang meragukan.
    Petugas akhirnya menyita setengah zak pupuk dari Suwito dan satu zak dari kios untuk dilakukan uji laboratorium.
    “Kita lakukan uji laboratorium dan bila nanti pupuk ZA yang diragukan oleh petani tersebut asli, maka harussegera dilakukan langkah sosialisasi sehingga tidak menimbulkan keresahan,” ucap Danramil Babadan, Kapten Fayakun.
    Sementara itu dari pihak distributor UD Sabar Subur, Istiana mengungkapkan pihaknya menjamin pupuk tersebut asli, tidak palsu. Menurutnya kadang ditemukan kasus pewarnaan yang kurang terang pada pupuk bersubsidi baik ZA, Urea maupun Phonska.
    “Hal tersebut tidak berpengaruh pada kualitas. Jika ada petani merasa ragu dengan warna pupuk yang berbeda warna maka bisa dikembalikan ke kios. Dan kami siap melakukan penggantian,” ucap Humas UD Sabar Subur Istiana.

    Sumber : http://www.lensaindonesia.com/2015/09/13/petani-ponorogo-lapor-tni-karena-temukan-pupuk-za-palsu.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728