Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Panen Cengkeh, Pedagang Musiman Bermunculan

     
    PONOROGO (KR) - Musim panen raya cengkeh di kabupaten Ponorogo kembali memikat minat pedagang cengkeh musiman. Sejumlah warga yang punya cukup modal, belakangan ini sibuk berinvestasi dalam bisnis yang cukup menjanjikan ini. Habib, warga Desa Sekaran Kecamatan Siman Ponorogo ini misalnya. Meski baru tiga kali terjun sebagai pedangan cengkeh, namun dirinya sudah merasakankan keuntungan bisnis pengeringan cengkeh ini.

         Untuk musim panen cengkeh bulan Agustus tahun ini, dirinya dia sengaja menambah modal sedikit untuk membeli cengkeh basah dari petani di Ngrayun. "Ya sedikit- sedikit ditambah. Karena masih pemula, cuma mampu beli sekitar tiga ton saja, itu basah dari Ngrayun," kata Habib, Kamisa, (3/9) kemarin.

         Harga cengkeh basah saat ini dia beli sekitar Rp 30 ribu. "Itu harga dari pengepul disana. Saya tidak langsung ke petani," tambahnya. Cengkeh basah ini kemudian dikeringkan, dijemur sekitar empat hari kemudian disimpan dalam kantong plastik (sak) selama sekitar 6 bulan.

         Mengacu pada harga pasaran cengkeh kering tahun lalu berkisar Rp 100 ribu. Sedangkan penyusutan cengkeh basah ke kering biasanya tiga banding satu. "Butuh waktu agar cengkeh itu benar- benar kering, berminyak dan beraroma. Biasanya setelah 6 bulan, cengkeh siap kami jual," tukasnya.
    Sumber : http://www.mediamataraman.com/2015/09/panen-cengkeh-pedagang-musiman.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728