Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Duh, 50% Toko di Kota Madiun Tak Punya APAR


    MADIUN (KR) – Sebagian besar kawasan pertokoan di Kota Madiun tidak memiliki alat pemadam kebakaran ringan (APAR).  “Kami pernah mengecek ke sejumlah toko di Kota Madiun dan ternyata lebih dari setengannya belum memiliki APAR. Kami prihatin melihat kondisi tersebut,” kata
    Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Itok Riyanto Legowo, saat berbincang tentang potensi kebakaran di Kota Madiun dengan Madiunpos.com di ruang kerjanya, Rabu (8/9/2015).
    Itok menjelaskan keberadaan APAR di toko juga tegolong penting sebagai langkah untuk antisipasi dini apabila terjadi kebakaran di Kota Madiun. Dengan APAR, lanjut dia, nilai kerugian bisa saja diminimalisasi tanpa harus menunggu kehadiran petugas pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memadamkan api.
    “Kami tidak bisa mewajibkan toko di Kota Madiun memiliki APAR. Tidak ada peraturan yang mengikat untuk penyediaan sarana antisipasi kebakaran di Kota Madiun tersebut. Kami hanya bisa mengimbau pemilik toko untuk membeli APAR. Hal itu demi keselamatan masing-masing,” jelas Itok.
    Sementara itu, Itok menyampaikan Kota Madiun tergolong wilayah rawan bencana kebakaran. Kebakaran di Kota Madiun, menurut dia, dipicu beragam faktor, antara lain human eror, korsleting atau hubungan pendek arus listrik, tindakan membakar sembarangan, termasuk penggunaan tabung elpiji yang tidak sesuai ketentuan.
    “Kebakaran di Kota Madiun rawan terjadi di wilayah perkotaan yang padat pemukiman dan padat penduduk. Potensi kebakaran semakin tinggi karena cuaca yang panas,” ujar Itok.
    Sumber : http://www.madiunpos.com/2015/09/09/kebakaran-madiun-duh-50-toko-di-kota-madiun-tak-punya-apar-640906

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728