Header Ads

ad728
  • Breaking News

    ‘Aisyiyah Ngawi Pantau Implementasi JKN untuk Penerima PBI


    NGAWI (KR) - Akibat keterlambatan pembayaran premi BPJS, beberapa Puskesmas di Ngawi menolak memberi layanan pada pasien penerima PBI (Penerima Bantuan Iuran). Hal tersebut disampaikan Ariek Endang, Koordinator ‘Aisyiyah Ngawi untuk Program Pemberdayaan Perempuan dalam Hearing bersama Ketua Komisi III DPRD Ngawi, Supeno Spd. MM.

    Ariek bersama tim mendapat aduan dari dampingan karena ditolak Puskesmas dengan alasan belum menerima premi dari Pemda setempat. “Di Puskesmas Sine dan Puskesmas Gemarang ditolak waktu mau berobat karena ada tunggakan. Itu kita tahu karena dampingan mengadu ke kita,” ujar Ariek dalam kesempatan berbeda.

    Dalam acara yang diadakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah pada Senin (07/09), Supeno Spd. MM menyampaikan hasil Hearing akan menjadi materi pembahasan dalam sidang purna akhir bulan September 2015. Selain itu, Supeno menjanjikan memfasilitasi ‘Aisyiyah Ngawi untuk melakukan Hearing bersama dinas kesehatan setempat.

    Ariek menambahkan, Hearing merupakan salah satu upaya ‘Aisyiyah untuk terus memantau implementasi BPJS bagi masyarakat miskin yang terdaftar sebagai PBI. “Kelompok peserta PBI harus menerima layanan secara gratis karena ini tanggung jawab negara,” pungkas Ariek.
    Sumber : http://aisyiyah.or.id/aisyiyah-ngawi-pantau-implementasi-jkn-untuk-penerima-pbi/

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728