Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Polres Ponorogo Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada


    PONOROGO (KR) - Ratusan personel Kepolisian Resor Ponorogo, Jawa Timur, dikerahkan untuk mengikuti simulasi pengamanan pemilihan kepala daerah setempat 2015, di halaman Mapolres setempat, Kamis.

    Simulasi yang melibatkan jajaran satpol PP, Dinas Perhubungan, tim pemadam kebakaran, Dinas Kesehatan hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) itu dirancang seolah seperti situasi kekacauan pelaksanaan pilkada sesungguhnya.

    Diawali dengan gerakan masif massa pendukung salah satu pasangan calon yang tidak puas dengan proses pelaksanaan pilkada, sekelompok pria berpakaian preman melakukan demontrasi di depan kantor KPU Ponorogo.

    Orasi yang semula berjalan damai berubah menjadi anarkis sehingga memaksa petugas anti huru-hara melakukan pengamanan aset kantor KPU dan menahan laju pergerakan massa.

    Aksi anarkis yang berujung pada penyanderaan anggota panwaslu tersebut digambarkan berakhir setelah pihak kepolisian berhasil memecah massa demonstran dan menangkap sejumlah provokator yang melakukan perusakan serta penyanderaan.

    "Simulasi ini digelar sebagai bentuk kesiapan dan kesiagaan dalam pengamanan, sebab pilkada serentak baru pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia. Kami tidak mau kecolongan," kata Kapolres Ponorogo AKBP Ricky Purnama dikonfirmasi usai simulasi pengamanan pilkada.

    Tidak hanya melatih sekaligus menyiapkan personel dalam menghadapi potensi kekacauan/kerusuhan pilkada, polisi juga mempersiapkan satuan jihandak (penjinak bahan peledak), kendaraan lapis baja serta water canon untuk membubarkan massa.

    Menurut Ricky, di dalam kegiatan simulasi itu dikerahkan sekitar dua per tiga kekuatan Polres Ponorogo, dibantu sejumlah pemangku kepentingan lain, sesuai dengan kebutuhan dan prosedur pengamanan.

    "Untuk Simulasi ini dari polres kita kerahkan sekitar 612 personel, namun kan ditambah personel dari intansi lain. Ini merupakan konsolidasi akhir sebelum nanti tanggal 24 Agustus dimana tahapan pilkada resmi dimulai," ujarnya.

    Simulasi dimulai sejak pukul 08.00-10.00 WIB. Sejumlah tahapan pengamanan diperagakan para anggota, seperti pengawalan logistik pilkada ke provinsi, persiapan bakal calon, masa kampanye, pendistribusian ke tempat pemilihan suara (TPS), pengambilan suara, penghitungan suara, hingga pelantikan.

    "Kami lakukan ini tujuannya untuk memperjelas. Jadi, semua yang terlibat didalam pengamanan khususnya anggota polisi sudah tahu tahapan dan apa yang dia lakukan," ujarnya. (*)
    Sumber : http://www.antarajatim.com/lihat/berita/162949/polres-ponorogo-gelar-simulasi-pengamanan-pilkada

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728