Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pasangan Incumbent Awali Pendaftaran Ke KPUD Ngawi Dengan Suport Full Partai


    NGAWI (KR) - Diprediski pertarungan merebutkan kursi bupati dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Ngawi akhir tahun ini bakal seru. Pasalnya, pasangan Budi Sulistyono (Kanang)-Ony Anwar (OK) mendapatkan dukungan full dari legislative setempat. Sehingga secara otomatis 43 kursi dari 45 kursi yang ada di DPRD Ngawi melalui 9 partai pengusung masing-masing sepakat untuk mendudukan pasangan OK ke kursi bupati/wakil bupati kembali periode 2015-2020.
    Kejelasan tersebut saat pasangan OK secara resmi mendaftarkan diri ke KPUD Ngawi sebagai salah satu kandidat yang bakal bertarung merebutkan posisi terpenting di bumi orek-orek tersebut, Minggu (26/07). Meskipun mengantongi bekal rekomendasi 9 partai seperti PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, PKB, Partai Hanura, PAN, Partai Nasdem, PKS dan Partai Demokrat, perjalanan pasangan OK tidak semulus yang diperkirakan sejak awal.
    Hal ini tidak lepas hadirnya pasangan Agus Bandono-Adi Susila (ABAS) yang telah lolos rekapitulasi sebagai bakal calon dari perseorangan/independent. Dimana pasangan yang satu ini jelas tidak bisa dikatakan jago kapuk atau kuda hitam terlebih mengantongi dukungan diatas 7,5 persen dari total warga Ngawi. Namun, pasangan OK mengaku optimis bakal memenangkan perebutan kursi bupati/wakil bupati diatas point 50 persen.
    “Yang terpenting hasil Pilkada nanti pasangan OK targetnya menang dan berlangsung aman dan nyaman saat hari pelaksanaanya nanti. Soal mendapatkan dukungan penuh dari partai pengusung otomatis tanggung jawab kami seandainya nanti masih mendapatkan kepercayaan warga Ngawi justru kita makin kerja keras dan bertanggung jawab penuh terhadap mereka,” terang Kanang.
    Menanggapi nasib PPP dengan 2 kursi di DPRD Ngawi, Kanang tidak membantah kalau toh sejak awal pihaknya tidak merapat ke partai berlambang kabah ini. Alasanya, dari kepengurusan pusat sampai ke daerah ada dualisme kepemimpinan apalagi secara internal partai tersebut memang tidak membuka pendaftaran calon bupati/wakil bupati.
    Sedangkan adanya isu kekhawatiran salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) bakal kosong pemilih atau pemboikotan terhadap jalanya Pilkada, tegas Kanang, pihaknya akan memobilisasi pemilih untuk hadir memberikan suaranya di TPS. Sebagai pasangan incumbent sambung Kanang, setiap partai pengusung diharuskan memaksimalkan peranya untuk mensukseskan jalanya Pilkada yang bakal digelar 9 Desember 2015 mendatang.
    Sementara Syamsul Wathoni Ketua KPUD Ngawi menjelaskan pendaftaran bakal calon bupati/wakil bupati digelar selama tiga hari kedepan mulai 26-28 Juli 2015. Sedangkan berkas yang sudah diserahkan pasangan OK meliputi berkas partai pengusung yang berupa rekomendasi dan berkas individu dari pasangan seperti identitas diri.
    Dia katakan, setelah clear rekapitulasi semua berkas yang diserahkan dari masing-masing pasangan agenda selanjutnya berupa tes kesehatan yang bakal digelar di RSUD dr Soetomo Surabaya antara 29-30 Juli 2015. Menanggapi pendaftaran calon bupati/wakil bupati akan dilakukan satu putaran atau lebih, pihaknya berani berspekulasi hanya sekali putaran. Lantaran selang satu hari kemudian setelah pasangan OK melakukan pendaftaran akan disusul pasangan ABAS
    Sumber : http://www.siagaindonesia.com/2015/07/pasangan-incumbent-awali-pendaftaran-ke-kpud-ngawi-dengan-suport-full-partai

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728