Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Sidak Pasar Disperindagkoppar Madiun Temukan Mamin Kadaluarsa


    MADIUN (KR) - Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilaksanakan petugas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pariwisata (Disperindagkoppar) Pemkot Madiun ke sejumlah pasar tradisional membuahkan hasil.
    Ditemukannya sejumlah makanan dan minuman (Mamin) kadaluarsa, tak dilengkapi masa kadaluarsa serta tak dilengkapi perizinan alias polosan.
    Serta Berbagai jenis kerupuk dan makanan ringan lainnya yang diduga menggunakan pewarna.
    "Sekarang kami hanya mengambil sampel dan didata tokonya, dua pekan lagi kami datang kesini harus sudah steril," ucap Kabid Perdagangan, Disperindagkoppar Pemkot Madiun, Tatik Wuryandari kepada Surya, Senin (22/06/2015).
    Selain itu, Tatik meminta pedagang tak menerima makanan dan minuman yang kemasannya dalam kondisi rusak dan karatan. Kondisi itu, akan membahayakan konsumen. Apalagi, jika yang karatan itu dibuka anak-anak.
    "Kemasan rusak dan karatan kalau dibukak anak-anak bahaya. Kalau kemasan rusak bisa terkontaminasi bakteri dan virus lain jika dikonsumsi membahayakan konsumen," imbuhnya.
    "Kalau kami cek masih ditemukan lagi, akan kami sita semuanya sekaligus akan diberi tindakan tegas. Karena ini awal sifatnya masih pembinaan," tegasnya.
    Sementara salah seorang distributor mamin jenis jelly yang tak dilengkapi izin mengaku baru akan mengurus izin lantaran baru membuka usaha selama 2 bulan.
    "Nanti kami urus izinnya. Kan usaha baru. Tapi saya jamin meski polos tanpa pengawet lantaran 4 hari sekali saya ambil ke kios dan toko masing-masing agar aman," pungkasnya.
    Sumber : http://surabaya.tribunnews.com/2015/06/22/sidak-pasar-disperindagkoppar-madiun-temukan-mamin-kadaluarsa

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728