Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Rekahan Tanah Melebar, Warga Ponorogo Minta Direlokasi


    PONOROGO (KR) - Rekahan tanah di Dusun Kangkungan, Desa Puhijo, Kecamatan Sampung, Ponorogo, semakin melebar membuat warga semakin was-was dan terancam keselamatannya. Mereka butuh direlokasi ke wilayah yang lebih aman.
    Ditemui di Balai Desa Puhijo, Kepala Desa Puhijo Hartanto mengatakan, akibat gerusan air hujan, rekahan tanah semakin lebar dan dalam. “Warga di kawasan tanah retak itu jelas butuh relokasi, butuh pindah dari tanah yang sekarang mereka tempati. Sudah mendesak. Tapi sampai saat ini lahan untuk pindah belum ada,” ujar Hartanto, Minggu (10/5/2015).
    Lebih lanjut dikatakannya: “ Kondisinya saat ini kan sudah sangat mengkhawatirkan. Hujan sebentar saja, retakan makin lebar. Masih terus bergerak. Ini membahayakan karena rumah warga di situ sudah mulai rusak dan sewaktu-waktu bisa ambruk.”
    Rakimin, salah satu warga mengaku terus dilanda kekhawatiran bila hujan terjadi. Sebab gerakan tanah sangat terasa. Usai hujan, rekahan pasti semakin lebar.
    “Ya takut sekali. Rumah saya sudah retak di mana-mana. Bagian depan, belakang, samping. Bahkan bagian dapur yang terbuat dari gedheg (anyaman bambu) sudah ambles sebagian. Kalau hujan, gerimis saja, kami sekeluarga langsung ngungsi ke rumah tetangga yang aman,” kata dia.
    Menurutnya, ia dan warga lain sudah siap untuk bisa segera beralih dari lokasi sekitar retakan tanah. Namun ia tidak tahu harus ke mana sebab tanah yang dimilikinya saat ini adalah tanah satu-satunya.
    “Ke mana saja manut (menurut). Bahkan kalau ditranskan (transmigrasikan) ke luar pulau kami mau. Yang penting aman dan ada lahan untuk digarap. Wong sekarang saja kami sudah tidak tinggal di rumah kami. Kami tinggal di tetangga.
    Sumber : http://www.lensaindonesia.com/2015/05/10/rekahan-tanah-melebar-warga-ponorogo-minta-direlokasi.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728