lifestyle,

HUT Kota Madiun ke 97, Penghargaan Berbagai Prestasi, Pagelaran Wayang Kulit, Hingga Khitanan Massal

Mei 18, 2015 madiunkita 0 Comments


MADIUN (KR) - Seluruh masyarakat Kota Madiun sangat bersyukur bertepatan dengan peringatan Hari Jadi yang ke-97 tahun 2015, dimana Pemerintahan Kota Madiun kembali menyabet penghargaan prestisius tingkat Nasional di bidang pemerintahan dan kenegaraan dan kembali berhasil memboyong piala Penghargaan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha.
Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha merupakan penghargaan supremasi tertinggi di Bidang Pemerintahan dan Kenegaraan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada kota/kabupaten/daerah tingkat II yang berhasil menyelenggarakan pemerintahan dengan baik selama tiga tahun berturut turut.
Kota Madiun sebagai salah satu Penyelenggaran Pemerintahan Daerah terbaik berdasarkan evaluasi kinerja mencapai prestasi dan capaian kinerja yang tinggi di berbagai pelayanan publik baik fisik maupun non fisik dan meningkatkan taraf hidup dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat diantaranya kesehatan, pendidikan, perekonomian, lingkungan hidup dan pariwisata.
Hal tersebut merupakan indikator keberhasilan Kota Madiun sebagai daerah dalam menerapkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Keberhasilan yang diraih Pemerintah Kota Madiun di bawah kepemimpinan Bapak H. Bambang Irianto ini tentu tidaklah lepas dari partisipasi dan sinergi yang erat antara pemerintah daerah dengan warga masyarakat. Dan prestasi ini diharapkan dapat mendongkrak motivasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang inovatif dan berkualitas untuk Kota Madiun lebih maju dan sejahtera.
Sementara piala dan tanda kehormatan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha yang dianugerahkan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo kepada Walikota Madiun, H. Bambang Irianto, SH, MM di kirab keliling Kota Madiun, Minggu (10/5/2015) oleh Sekda Kota Madiun, para Asisten Pemerintahan, dan seluruh jajaran SKPD Pemkot Madiun yang diiringi 60 mobil hias dan pawai budaya.
“Dan Alhamdulillah untuk tahun ini Pemkot Madiun kembali meraih beberapa prestasi terbaik di berbagai bidang dan mendapatkan penghargaan tertinggi Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha dari bapak Presiden,”kata Wali Kota Madiun, H. Bambang Irianto, SH, MM.
Serta masyarakat di wilayah Kota Madiun dan sekitarnya dalam bulan-bulan ini akan disuguhi berbagai gelaran acara dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kota Madiun (HJM) yang ke 97 Rangkaian peringatan ini sudah dimulai pada tanggal 10 Mei 2015 sampai dengan 20 Juni 2015.
Rangkaian acara Peringatan Hari Jadi Kota Madiun antara lain khitanan massal yang dilaksanakan di RSUD Kota Madiun, Jum'at (15/5/2015). Peserta khitan tahun ini meningkat 37 peserta dari 100 peserta di tahun 2014 menjadi 137 peserta di tahun 2015. Para peserta mendapatkan bingkisan berupa sarung dan uang tunai sebesar Rp 150 ribu.
Untuk menyukseskan acara khitanan masal yang dilaksanakan di rumah sakit Kota Madiun, menurut Edy Harmanto KTU RSUD, pihak rumah sakit menyiapkan tim medis sebanyak 25 orang dan 4-5 orang adalah dokter.
Dari 137 peserta khitan, terinci dari Kecamatan Manguharjo 57 anak, Kecamatan Kartoharjo 38 anak, dan 42 anak dari Kecamatan Taman. Usia termuda yang mengikuti khitan 7 tahun atas nama Aziz dari Kelurahan Demangan Kecamatan Taman dan usia tertua 11 tahun atas nama Irfan dari Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo.
Untuk memuaskan pecinta wayang dan ngeluri budaya, tidak ketinggalan Pagelaran Wayang Kulit juga digelar di halaman depan Nalaikota Madiun pada Jumat (15/5) dengan mengundang dalang Ki Entus Susmono dengan lakon 'Werkudoro Mbangun Negoro'. Dalam pagelaran wayang tersebut penonton yang sebagian besar warga Madiun dan sekitarnya juga disuguhi Soto Brobos, jajanan pasar dan kopi panas yang semuanya gratis.
Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai diberikan penghargaan pada pemenang peserta Kirab Mobil Hias dan dalam sambutannya Walikota Madiun H. Bambang Irianto, SH, MM berharap pada semuanya untuk melaksanakan tindakan yang transparan. ''Dengan kegiatan dan kerja yang semuanya transparan kita kerjapun akan tenang dan kitapun tidak gelisah saat ada pemeriksaan dari BPK,” Kata Bambang Irianto.
Pada usia yang ke-97, Kota Madiun selain penghargaan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha dalam waktu hampir bersamaan Pemkot Madiun juga mendapatkan penghargaan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan Pemkot Madiun Tahun Anggaran 2014. Penghargaan ini sekaligus melengkapi berbagai penghargaan yang diterima oleh Kota Madiun sejak dipimpin oleh Walikota Bambang Irianto.

Sumber : http://www.bangsaonline.com/berita/11228/hut-kota-madiun-ke-97-penghargaan-berbagai-prestasi-pagelaran-wayang-kulit-hingga-khitanan-massal

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.