Header Ads

ad728
  • Breaking News

    a Pengangguran, Dikbudmudora Madiun Gear Job Matching19 May 2015, 10:33 Empat Siswa SD di Kota Madiun Tak Ikut UASBN19 May 2015, 09:32 Pemkot Madiun Minim Tenaga Medis19 May 2015, 08:47 Polres Madiun Kota Pererat Kerjasama Dengan Wartawan18 May 2015, 12:56 Rehab Jaringan Irigasi, Kelompok Tani Di Madiun Digelontor Dana Rp. 5 Milyar17 May 2015, 09:31 PT KAI Persilahkan Sejumlah Warga Pare Tempuh Jalur Hukum Atas Kepemilikan Aset Negara16 May 2015, 16:58 Wujudkan RTH, Pemkot Madiun akan Tertibkan Fasum pribadi16 May 2015, 12:04 Unas SD Kota Madiun diikuti 3.622 siswa16 May 2015, 12:01 Anjlok, Walikota Madiun Sesalkan Hasil Unas Sekolah Negeri16 May 2015, 08:38 Anjlok, Walikota Madiun Sesalkan Hasil Unas Siswa SMK16 May 2015, 07:23 Kurangi Angka Pengangguran, Dikbudmudora Madiun Gear Job Matching19 May 2015, 10:33Empat Siswa SD di Kota Madiun Tak Ikut UASBN19 May 2015, 09:32Pemkot Madiun Minim Tenaga Medis19 May 2015, 08:47Polres Madiun Kota Pererat Kerjasama Dengan Wartawan18 May 2015, 12:56Rehab Jaringan Irigasi, Kelompok Tani Di Madiun Digelontor Dana Rp. 5 Milyar17 May 2015, 09:31PT KAI Persilahkan Sejumlah Warga Pare Tempuh Jalur Hukum Atas Kepemilikan Aset Negara16 May 2015, 16:58Wujudkan RTH, Pemkot Madiun akan Tertibkan Fasum pribadi16 May 2015, 12:04Unas SD Kota Madiun diikuti 3.622 siswa16 May 2015, 12:01Anjlok, Walikota Madiun Sesalkan Hasil Unas Sekolah Negeri16 May 2015, 08:38Anjlok, Walikota Madiun Sesalkan Hasil Unas Siswa SMK16 May 2015, 07:23 Daerah ⌂Kembali Ke Homepage Subscribe RSS Feed Sidang Tilang di Pengadilan Negeri Madiun Membludak


    MADIUN (KR) - Jumlah pelaku pelanggaran lalu lintas yang menjalani sidang tilang di Pengadilan Negeri Kota Madiun membludak. Ini disebabkan, jadwal sidang pada Kamis(14/5/2015) lalu bertepatan dengan tanggal merah, sehingga sidang tilang baru dapat dilaksanakan Kamis(21/5/2015) bersama pelaku pelanggaran lalu lintas lainnya yang terjaring petugas kepolisian selama sepekan terakhir.  

    Petugas pencatat tilang Kejaksaan Negeri Madiun, Landung Basuki mengatakan, jumlah pelaku pelanggaran yang menjalani sidang tilang mencapai 242 orang dengan total denda Rp 9,4 juta. Menurut Landung, sampai saat ini jumlah pelaku pelanggaran lalu lintas mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pelaku pelanggaran tidak hanya warga dalam kota, namun juga luar Kota Madiun.  

    “Memang banyaknya peserta sidang tilang ini karena dobel, kan minggu kemarin itu libur tanggal merah,”Ungkap landung kepada Radio Republik Indonesia, Kamis(21/5/2015).  

    242 pelaku pelanggaran lalu lintas yang menjalani sidang tilang di Pengadilan Negeri Kota Madiun diketuai majelis hakim tunggal I Putu Suyoga, SH, MH. Karena banyaknya pelaku pelanggaran, pembayaran administrasi atau denda dilakukan di luar ruang sidang. Mereka antre dan berjubel di lobi sebelah timur depan ruang sidang Cakra.  

    Sesuai data di Pengadilan Negeri setempat, 242 pelaku pelanggaran dikenai sanksi administrasi bervariasi, tergantung berat ringgannya tingkat pelanggaran. Dari jumlah itu, terinci 107 orang melakukan pelanggaran karena tidak mengenakan helm sesuai standar atau tidak di kunci dengan denda Rp 30 ribu. 65 orang tidak menyalakan lampu saat berkendara dengan denda Rp 40 ribu.  

    Selanjutnya, 65 orang tidak dapat menunjukkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) dikenai denda Rp 50 ribu. Kemudian, satu orang tidak mengenakan helm dan menerobos traffic light dengan denda Rp 60 ribu dan empat orang melakukan pelanggaran tidak mengenakan helm dan tidak dapat menunjukkan SIM, dengan denda Rp 80 ribu.  

    “Yang jelas untuk denda itu bervariasi, kalau pelanggarannya campuran ya mahal,”Tandasnya.
    Sumber : http://www.rri.co.id/madiun/post/berita/167755/daerah/sidang_tilang_di_pengadilan_negeri_madiun_membludak.html

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728