Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pondasi Jembatan di Ponorogo Ambrol, Warga Sekampung Terisolir



    PONOROGO (KR) - Jembatan Bok Belok yang ada di Dusun Belok, Desa Ketonggo, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo akhirnya ditutup total oleh warga setempat, Selasa (07/04/2015) malam.
    Penutupan itu berlaku bukan hanya untuk kendaraan roda empat atau lebih, akan tetapi juga tertutup total untuk kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.
    Ini menyusul, jembatan yang membentang di atas sungai Bok Belok penghubung antara Desa Ketonggo dan Desa Kunti mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir bandang, Selasa (07/04/2015) sore hingga malam hari.
    Kerusakan itu dipicu gerusan air banjir hingga membuat jembatan yang memilki bentang panjang 20 meter dan lebar 3 meter ambrol di bagian sayap dan pondasi sebarang utara.
    Jika pekan lalu, hanya ambrol separo pada pondasi sebelah sisi timur seberang selatan dan masih bisa digunakan untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki, kini ditutup total lantaran warga dan pemerintah desa menilai jembatan sudah dalam kondisi membahayakan pengguna jalan.
    Berdasarkan datanya, jembatan penghubung antar desa ini rusak sejak diterjang banjir dua kali.
    Pertama saat banjir besar dan menggenangi wilayah perkotaan sepakan lalu dan kedua, Selasa malam kemarin.
    Apalagi dalam banjir terakhir itu, rerimbun bambu menghadang di tengah jembatan Bok Belok hingga merusak pondasi dan sayap seberang utara itu.
    "Jembatan ini dibangun Tahun 90 lalu. Makin rusak parah hari ini. Karena kondisinya sudah tinggal menunggu ambrol (hanyut). Kami yakin sekali lagi banjir kayak semalam, jembatan ini jelas habis riwayatnya," terang Paimin warga Dusun Gondesan, Desa Ketonggo, Kecamatan Bungkal kepada Surya, Rabu (08/04/2015).(*)
    Sumber : http://surabaya.tribunnews.com

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728