lifestyle,

Penambang Liar di Magetan Marak, Satpol PP Tantang Bekingnya

April 29, 2015 madiunkita 0 Comments


MAGETAN (KR) - Penambang pasir ilegal di Magetan kian marak. Maraknya penambang pasir liar itu membuat lingkungan sekitar rusak. Kepala satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten (Kasat Pol PP Pemkab) Magetan Chanif Tri Wahyudi merasa geram dengan ulah pengusaha penambangan pasir dan batu (sirtu) yang beroperasi secara liar dan tidak mengindahkan lingkungan.
"Kami tidak pandang siapa dibelakang usaha penambangan sirtu ini, tapi yang jelas ini melanggar peraturan perundangan, karena tidak dilengkapi perizinan alias liar. Siapa pun pemiliknya atau backing kita tutup,"kata Kasat Pol PP Chanif Tri Wahyudi kepada Surya, seusai memimpin razia itu, Selasa (28/4).
Informasi ada penambangan yang dimiliki Wakil Bupati Magetan Samsi, rupanya Kasat Pol PP yang baru menjabat kurang lebih satu bulan ini, tidak bergeming mendengar adanya informasi itu, malah mantan Camat Poncol dan Panekan ini bertekad menunjukan tidak ada tembang pilih dalam penutupan penambangan sirtu liar itu.
"Tekad kita semua lokasi tambang sirtu di Kabupaten Magetan liar, harus ditutup. Karena dampak penambangan itu selain merusak fasilitas umum berupa jalan kabupaten maupun provinsi, juga lingkungan,"kata Chanif.
Kedelapan penambangan sirtu liar yang berada di tujuh wilayah kecamatan itu, baru berhasil ditutup enam penambangan di lima wilayah kecamatan.
Sumber : http://surabaya.tribunnews.com/2015/04/28/penambang-liar-di-magetan-marak-satpol-pp-tantang-bekingnya

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.