lifestyle,

Denkesyah Madiun Laksanakan Program Nasional Gerakan Peningkatan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia

April 22, 2015 madiunkita 0 Comments


MADIUN (KR) -Denkesyah 05.04.01 Madiun bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cab. Madiun dan Dinas Kesehatan Kota Madiun, melaksanakan Program Nasional Gerakan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia 2015-2019, yang dilaksanakan di Asrama Haji Jl. Ring Road Kota Madiun. Selasa (21/4).
Mengawali sambutannya, Dandenkesyah 05.04.01 Madiun Letnan Kolonel Ckm dr. Djanuar F Sp,Bd, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka hari Kartini dan juga merupakan Program Nasional, diharapkan kepada masyarakat khususnya bagi ibu-ibu yang kurang mengerti/memahami tentang Pap Smear pada kesempatan yang baik ini, supaya digunakan dengan sebaik-baiknya untuk bertanya sehingga kehadiran ibu-ibu disini menghasilkan ilmu dan pengetahuan tentang Pap Smear maupun cara mencegah dan mendeteksi secara dini kanker pada perempuan.
Lebih lanjut Dandenkesyah 05.04.01, menjelaskan secara singkat bahwa Pap Smear merupakan tes skrining yang digunakan untuk mendeteksi berpotensi proses prakanker dan kanker pada saluran endoserviks (transformasi zona) dari sistem reproduksi wanita.  Di Indonesia ,kanker serviks,(disebut juga dengan kanker leher rahim) merupakan kanker penyebab kematian nomor satu bagi perempuan dan jumlah penderitanya menempati urutan kedua setelah kanker payudara.  Kanker serviks disebabkan oleh Human Papiloma Virus.  Kanker ini dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan rutin sehingga .jika ditemui adanya kelainan bisa segera ditangani sedini mungkin.
Sementara itu, dr. Erik dari Dandenkesyah 05.04.01 Madiun mengatakan Pap smear atau Pap Test adalah tes spesifik yang digunakan untuk mendeteksi dini kanker leher rahim/kanker serviks. Aktivitas seksual merupakan salah satu predisposisi kanker serviks, Sehingga Pap Smear menjadi salah satu pemeriksaan yang penting dilakukan oleh perempuan yang telah aktif secara seksual. Meski Pap smear hanya metoda skrining yang fungsinya untuk pencegahan Kanker Serviks, namun metode ini mampu mendeteksi lebih dari 90 % kanker leher rahim tahap awal yang masih mungkin untuk disembuhkan.
Pap smear sebaiknya dilakukan minimal satu kali dalam satu tahun. Pap Smear dilakukan di atas meja ginekologi oleh seorang dokter kandungan, dengan langkah pemeriksaan Pap Smear adalah sebagai berikut: Pemeriksaan dalam ini menggunakan spekulum yang berfungsi untuk membuka liang vagina. Sesudah terbuka pemeriksa dilakukan dan cairan leher rahim diambil menggunakan spatula dan suatu sikat kecil yang halus. Cairan dari serviks tersebut kemudian dioles pada object glass dan dibawa ke laboratorium untuk proses dan membutuhkan waktu sekitar 3–7 hari untuk didapatkan hasilnya. Dari hasil pemeriksaan diketahui apakah sel-sel leher rahim normal atau sudah menunjukkan tanda-tanda tidak normal (gejala awal kanker serviks)Dari 80 persen sel yang tidak normal belum tentu merupakan Gejala kanker Serviks, karena hanya bisa disebabkan oleh virus yang terinfeksi atau karena peradangan sebab lain pada Vagina. jika dilihat dari perbandingan, mungkin hanya sekitar 10 % hasil pap smear yang bermasalah. Dan dari seluruh hasil pap smear yang menunjukkan masalah, hanya sekitar satu persen saja yang berpotensi untuk berkembang menjadi kanker serviks.
Acara dilanjutkan Tanya jawab, para peserta sungguh sangat antusias terbukti banyaknya ibu-ibu yang mengajukan pertanyaan diantaranya : Ibu Bungsu Purwaningsih umur 40 tahun alamat Jl. Mangunharjo-Madiun, Ibu Sulis umur 52 tahun alamat Winonggo-Madiun. Adapun pertayaan meliputi, 1. Bapak Akhir-akhir ini saya sering menerima ajakan untuk Pap smear. Apa itu Pap smear? Apakah saya perlu melakukannya?  Jawaban Pap smear atau tes Pap adalah pemeriksaan dengan mengambil contoh sel-sel leher rahim, kemudian dianalisa untuk mendeteksi dini kanker leher rahim.  Selain itu, dengan tes ini kita juga bisa menemukan adanya infeksi atau sel-sel yang abnormal yang dapat berubah menjadi sel kanker sehingga kita bisa segera melakukan tindakan pencegahan. Pap smear dianjurkan dilakukan oleh setiap wanita, terutama mereka yang telah berkeluarga dan sudah pernah melahirkan. Jika Anda melakukannya secara rutin, maka Anda telah melakukan tindakan pencegahan kanker leher rahim yang terbaik. 2. Pak Dokter Saya belum pernah Pap smear.  Saya takut! Bagaimana sebenarnya tes ini dilakukan?  Jawaban Tak perlu takut. Tes ini sederhana dan prosesnya cepat, serta biasanya tidak sakit. Bayangkan saja tes ini sebagai upaya mengintip kondisi leher rahim. Saat tiba di tempat melakukan Pap smear, Anda akan dipersilakan mempersiapkan diri dan berbaring seperti saat akan dilakukan pemeriksaan dalam. Dokter akan membuka liang vagina menggunakan alat yang disebut sebagai speculum vagina atau dikenal juga dengan istilah cocor bebek. Ketika leher rahim sudah tampak, dengan bantuan alat yang disebut dengan spatula atau semacam sikat halus, dokter akan mengusap sekeliling leher rahim untuk mendapatkan getah atau lendirnya.  Getah yang banyak mengandung sel itu dioleskan pada gelas obyek, lalu dibawa untuk dianalisa di laboratorium. Dokter akan memberitahu kapan Anda bisa mendapatkan hasilnya. Biasanya, seminggu. (Ls). Authentikasi : Kapenrem 081 Mayor Inf Budi Yuwono, S. Sos.
Sumber : http://www.tniad.mil.id/index.php/2015/04/denkesyah-madiun-laksanakan-program-nasional-gerakan-peningkatan-dan-deteksi-dini-kanker-pada-perempuan-indonesia/

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.