Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Alih Kelola Benteng Pendem Tunggu KSAD


    NGAWI  (KR) – Proses ambil alih pengelolaan Benteng Van den Bosch atau Benteng Pendem dari TNI ke Pemkab Ngawi masih gelap. Sampai saat ini, belum ada kepastian soal kapan rampungnya proses izin prinsip yang sudah masuk di meja Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
    ”Yang jelas, kami sudah mengajukan izin prinsip sesuai jalur,” kata Komandan Yon Armed 12 Letkol Arm Ayi Yosa Karna Wijaya kepada Jawa Pos Radar Lawu Selasa (21/4). Dijelaskan, secara umum, tahapan pengajuan izin prinsip sudah berjalan sesuai jalur. Yakni, dari satuan militer batalyon di Ngawi, naik ke resimen, divisi, Kostrad, lalu yang terakhir KSAD.
    Menurut Yosa, secara kesatuan, pengajuan izin prinsip yang menjadi kewenangannya sudah ditunaikan. Menurut pria yang gemar bermain woodball itu, pihaknya juga aktif menanyakan proses izin ketika masih berada di meja Pangkostrad. ”Ketika bertemu dengan beliau (Pangkostrad, Red), kami sering meminta agar pengajuan izin tersebut segera dinaikkan ke KSAD,” terangnya.
    Kini, papar dia, pihaknya sebatas menunggu pengajuan izin prinsip ke KSAD segera ditanggapi. Pengelolaan seperti yang diinginkan pemkab bakal mendapat lampu hijau jika pengajuan izin tersebut disetujui KSAD. Disinggung soal cara alternatif untuk mempercepat pengajuan izin prinsip di KSAD, Yosa mengisyaratkan bahwa Pemkab Ngawi harus melakukan pendekatan terhadap KSAD.
    Pemkab, khususnya Bupati Ngawi Budi ”Kanang” Sulistyono, harus melakukan komunikasi langsung dengan KSAD. Itu bisa dilakukan ketika KSAD berkunjung ke Jawa Timur. Bisa juga, saat berada di Jakarta, bupati menyempatkan diri bertemu dengan KSAD.
    Yosa juga menyatakan terus memonitor proses izin ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Itu terkait dengan fisik bangunan bersejarah yang didirikan pada zaman penjajahan Belanda tersebut. ”Sambil menunggu izin prinsip, kami juga memantau sampai mana perkembangan izin ke Kementerian PU. Itu menyangkut aset negara,” tegas dia.
    Kemarin sore rombongan arkeolog meneliti Benteng Pendem. Mereka mengukur luas dan tinggi bangunan yang bakal dijadikan bangunan cagar budaya tersebut.
    Sumber : http://www.jawapos.com/baca/artikel/16148/alih-kelola-benteng-pendem-tunggu-ksad

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728