Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Menyandang Status KLB, Dinkes Madiun Sosialisasi Pencegahan DB




    MADIUN (KR) – Baru-baru in wilayah Kabupaten Madiun menyandang status Kejadian Luar Biasa (KLB) dalam perkara serangan penyakit Demam Berdarah. Manyusul hal tersebut, Dinas Kesehatan Pemkab Madiun semakin gencar melaksanakan sosialisasi pencegahan serangan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aides Aigepty tersebut.
    "Memang hari ini, kami baru mendapatkan surat resmi KLB DB itu dari propinsi. Status KLB diluar kemampuna kita. Makanya kami akan semakin gencar melaksanakan sosialisasi pencegahan DB," terang Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit dan Upaya Kesehatan (P2UK), Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Madiun, Agung Tri Widodo, Selasa (27/01/2015)
    Seperti yang dilansir oleh tribunnews.com pada Selasa 27 Januari kemarin, salah satu upaya pencegahan adalah  melaksanakan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), masyarakat diharuskan bisa hidup dengan lingkungan yang bersih, menggalakkan program Menguras, Menutup, Mengubur serta menggunakan Slambu (3 M+S).
    Selain itu, juga melaksanakan Penyelidikan Epidemologi (PE) di sejumlah wilayah yang menjadi endemi serangan DB.
    "Selain itu, tetap akan membagikan abate sebagai pencegahan serta melaksanakan fogging (pengasapan) jika di lokasi endemi dibutuhkan pengasapan. Karena pengasapan hanya akan membunuh nyamuk dewasa, untuk jentik tetap harus hidup bersih. Apalagi, kalau sering difogging akan menyebabkan nyamuk makin kebal," ungkapnya.
    Sedangkan berdasarkan datanya, saat ini pencerita DB tercatat mencapai 58 orang dan seorang balita berusia 7 bulan diantaranya sudah meninggal dunia.
    Menurutnya, jika dari 15 kecamatan kemarin posisi tertinggi ada di Kecamatan Geger dengan jumlah 9 orang penderita DB, kali ini berubah menjadi Kecamatan Wungu pada posisi tertinggi dengan jumlah penderita DB mencapai 14 orang.
    "Jadi tambahan 4 hari terakhir, ya dari Kecamatan Wungu itu. Sekarang posisinya di Wungu teratas penderita positif DB. Tetapi, melihat siklusnya kemungkinan jumlah akan terus bertambah," tegasnya.(*)

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728