lifestyle,

Wabup Madiun Berangkatkan 15 KK Transmigran ke Kalimantan Barat

Desember 09, 2014 madiunkita 0 Comments




MADIUN (KR) – Sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 54 jiwa dari sejumlah desa yang ada di 6 wilayah kecamatan di Kabupaten Madiun telah diberangkatkan transmigrasi ke Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (8/12/2014).

Seperti yang dilansir oleh tribunnews.com pada Senin, 8 Desember 2014, Pemberangkatan yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pemkab Madiun oleh itu, sebanyak 10 KK akan diberangkatkan menuju UPT Sai Bulan, Kabupaten Kuburaya dan 5 KK lainnya akan diberangkatkan menuju UPT Satai Lestari, Kabupaten Kayung Utara, Kalbar.

Sebelum diberangkatkan ke lokasi transmigrasi, para transmigran itu bakal transit di Surabaya sebelum diberangkat bersama para transmigran dari wilayah Kabupaten lainnya di Jawa Timur.
Kepala Dinsosnakertrans Pemkab Madiun, Wijanto Djoko Purnomo mengatakan ke 15 KK itu beradal dari Desa Kedungjati dan Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo sebanyak 4 KK, Desa Bolo, Bodag dan Desa Kepel Kecamatan Kare sebanyak 7 KK, Desa Pagotan, Kecamatan Geger sebanyak 1 KK, Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu sebanyak 1 KK, Desa Klumutan, Kecamatan Saradan sebanyak 1 KK serta dari Desa Mruwak, Kecamatan Dagangan sebanyak 1 KK.
"Selama tinggal 11 bulan di daerah transmigrasi, mereka mendapatkan hak-haknya. Diantaranya mendapatkan pelayanan informasi, pelayanan pelatihan, penampungan, permakanan, kesehatan, transportasi sampai lokasi transmigrasi, pendampingan, bantuan bibit, jatah hidup selama 11 bulan, rumah ukuran 36 meter persegi serta mendapatkan lahan seluas 2 hektar. Kami harap para transmigran benar-benar bersemangat untuk bekerja demi meningkatkan taraf hidup keluarga," terangnya kepada Surya, Senin (8/12/2014).
Sementara Wakil Bupati Madiun, Iswanto menjelaskan program transmigrasi tahun ini jumlah kuotanya sangat terbatas. Kondisi ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Akan tetapi, dari 15 KK yang diberangkatkan itu, rata-rata masih berusia muda.
Oleh karenanya, pihaknya berharap kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik.  "Selama di perantauan kami harap meningkatkan semangat gotong royong, bahu membahu menyelesaikan setiap persoalan dengan peserta transmigran lainnya di luar Kabupaten Madiun. Kami minta menjaga nama baik masyarakat Kabupaten Madiun dengan berbudaya sopan santun dan berkepribadian dengan sesama perantauan," katanya.
Selain itu, Iswanto menegaskan agar lahan yang diberikan ke para transmigran itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan menanam tanaman yang cocok dengan kondisi lahan yang ada. Tujuannya agar menghasilan panen yang bermanfaat. Selain itu, karena menempati tempat yang baru agar segera beradaptasi dengan lingkungan demi mendapatkan tempat tinggal yang nyaman dan aman.
"Kami harap para transmigran menerapkan pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman yang dimiliki serta hendaknya menciptakan suasana senang agar betah tinggal tempat baru itu. Kami minta mereka menjalani kehidupan baru dengan penuh iman dan taqwa, semangat, kerja keras, ulet serta tidak mudah putus asa. Jangan lupa harus tetap pandai mengatur ekonomi," tegasnya.
Sebelum diberangkat, seluruh KK mendapatkan Buku Yasin sebanyak 30 eksemplar. Selain itu, sebelum diberangkat para transmigran yang dimuat dalam 1 bus itu ditandai dengan pemecahan kendi berisi bunga tanda pemberangkatan para transmigran itu.
"Kami minta Dinsosnakertrans Pemkab Madiun meningkatkan kuota para transmigran pada tahun-tahun sebelumnya, meski tiap tahu ada kecenderungan pesertanya menurun," pungkasnya.

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.