lifestyle,

LPSE Kabupaten Magetan Menerima Penghargaan Nasional

November 24, 2014 madiunkita 0 Comments



MAGETAN (KR) - Pada tanggal 18 November 2014 Kemarin Bertempat di Balai Sudirman, LPSE Kabupaten Magetan mendapatkan National Procurement Award 2014, untuk Kategori Akselerasi Penerapan e-Procurement.
Penghargaan ini di berikan oleh Kepala LKPP Bapak Agus Rahardjo kepada Bupati Magetan dalam hal ini diwakili oleh Koordinator LKPP kabupaten Magetan, Bapak Irianto, ST,MM.
Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi Pemerintah Pusat kepada LPSE Kabupaten Magetan atas Akselerasinya dalam hal Pelaporan Hasil Kegiatan ke Pemerintah Pusat.
 Selanjutnya dalam sambutannya Kepala LKPP bapak Agus Rahardjo menyampaikan bahwa
Perkembangan pengadaan pemerintah di Indonesia sangat menggembirakan. Pada tahun 2014, 88 ribu paket telah dilelangkan secara elektronik dengan nilai lebih dari Rp 227 triliun. Dari transaksi tersebut tercatat penghematan lebih dari Rp 10 triliun. Nilai transaksi ini akan terus bertambah seiring peningkatan nilai anggaran belanja negara.
Kepala LKPP, Agus Rahardjo mengungkapkan bahwa nilai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN/APBD) tahun 2014 sebesar Rp 1.800 triliun, setidaknya 40 persen APBN Indonesia dialokasikan untuk pengadaan barang/jasa pemerintah. Apabila anggaran tersebut dapat digunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan nasional, maka laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat tentu akan semakin meningkat.
LKPP terus mendorong agar pengadaan barang/jasa pemerintah yang dibiayai APBN/APBD dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien, mengutamakan penerapan prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat, transparan, terbuka, dan berlaku adil bagi semua pihak.
Upaya ini memerlukan sumber daya manusia pengelola pengadaan yang profesional di Unit Layanan Pengadaan (ULP) di seluruh  Indonesia. Di sisi lain, peran Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dipandang sangat strategis untuk menjaga dan memastikan seluruh proses pengadaan barang/jasa pemerintah tetap berjalan dalam koridor regulasi dan prosedur yang telah ditetapkan.
Dalam upaya mewujudkan agenda tersebut, LKPP menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional Pengadaan Barang/Jasa (Rakernas) 2014 dengan tema “Mantapkan Pengadaan Nasional yang Kredibel Menuju Indonesia Hebat”. Acara ini akan diikuti oleh lebih dari 2.600 peserta yang terdiri dari Kepala Daerah, perwakilan LPSE, ULP, dam APIP dari seluruh Indonesia. Presiden Republik Indonesia serta Menteri Koordinator Perekonomian/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dijadwalkan hadir dalam acara ini.
Acara akan diisi dengan diskusi mengenai arah kebijakan pengadaan, penguatan peran kelembagaan ULP, peningkatan kualitas layanan LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik), peningkatan jumlah transaksi lelang secara elektronik, peningkatan persaingan sehat antar pelaku usaha, peningkatan kredibilitas pengadaan barang/jasa pemerintah, serta upaya memaksimalkan peran pengawasan proses pengadaan melalui APIP.
Acara akan ditutup dengan pemberian Penghargaan kepada Pimpinan Kementerian/ Lembaga/Pemerintah Daerah/Instansi yang menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan, akselerasi implementasi e-procurement, dan kepemimpinan dalam transformasi pengadaan secara elektronik. Penghargaan juga diberikan kepada LPSE dan ULP yang berprestasi.
Saat ini telah terbentuk 610 LPSE dan 503 ULP yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Lebih dari 224 ribu pelaku usaha terlibat aktif dalam proses pengadaan secara elektronik.(*)
http://adbang-setda.magetankab.go.id/node/37
 
Sumber http://www.lkpp.go.id/v3/#/read/2954

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.