lifestyle,

Trauma Proyek PBM, Lelang Proyek Embung Hanya 2 Hari

Maret 14, 2014 madiunkita 0 Comments

Seakan trauma dengan pelaksanaan proyek bernilai puluhan miliar rupiah, seperti proyek pembangunan Pasar Besar Kota Madiun (PBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun hanya membuka penawaran selama dua hari, untuk lelang proyek pembangunan embung di Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun.

LPSE Kota Madiun
Dengan waktu yang sangat singkat untuk penawaran atau lelang pekerjaan proyek senilai Rp 19,3 miliar ini, maka secara otomatis hanya rekanan yang sudah benar benar siap saja yang bisa mengajukan penawaran pekerjaan tersebut.
“Penawaran kita buka hanya dua hari, kemarin (Selasa 11/03) dan hari ini (Rabu 12/03). Dan sementara sampai dengan kemarin, baru empat rekanan yang sudah upload dokumennya di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik)”, kata Sadikun, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (Adbang) Pemkot Madiun, Rabu (12/03).
Dikatakan, pelaksanaan proyek tahun 2014 ini, yang nilainya paling tinggi adalah pembangunan embung di Pilangbango. Sehinga Pemkot Madiun harus lebih berhati hati dalam memilih rekanan.
”Pengalaman saya dulu waktu di PU (Dinas Pekerjaan Umum) ada rekanan yang katanya bisa menyediakan aspal meski volumenya kecil karena ada perusahaan lain yang mendukungnya. Namun setelah kita cek, pendukungnya ini tidak bisa melayani. Jadi kita perlu pembuktian dari rekanan yang sudah mengajukan penawaran”, jelas Sadikun.
Secara keseluruhan, proyek pembangunan embung Pilangbango dibangun dengan anggaran dari Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur, sebesar Rp 20 miliar. Namun untuk pelaksanaan pembangunannya, ditawarkan dengan pagu Rp 19,33 miliar.
Dari 30 Peserta lelang hanya 4 yang menawar
”Nilainya Rp 19,33 miliar sesuai yang ada di LPSE. Memang dari provinsi Rp 20 miliar. Itu dikurangi untuk perencanaan dan pengawasan. Yang jelas untuk proses lelang ini kita sesuai prosedur saja. Ya memang kelemahan lelang bebas disini, semua rekanan dari manapun bisa masuk. Tetapi kita tetap lakukan pembuktian, untuk mengetahui legalitas dan dokumen dokumen dari peserta lelang”, tambahnya.

Sementara hingga Rabu (12/03) sumber dari LPSE Kota Madiun, sudah ada 30 peserta lelang untuk proyek pembangunan embung Pilangbango. 

Dari 30 peserta itu, hanya 4 (empat) peserta yang benar benar melakukan penawaran.
Masing masing PT. KHARISMA BINA KONTRUKSI dari Mojokerto, dengan nilai tawar Rp 16.995.968.000,00. PT. SELO TIRTO PERKASA dari Magetan dengan nilai Rp 18.227.400.000,00. PT. MARGO UTOMO dari Magetan dengan nilai Rp 18.753.900.000,00 dan PT. CAHAYA INDAH MADYA PRATAMA dari Lamongan yang menawar dengan nilai Rp 18.767.600.000,00.
 
http://www.jurnalmadiun.com/2014/03/trauma-proyek-pbm-lelang-proyek-embung.html

0 Comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.