Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Studi: Stres Picu Rambut Beruban

    Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa hormon stres yang tinggi pada kulit bisa menyebabkan rambut beruban. Saat stres, sel punca melanosit di folikel rambut akan berkurang sehingga menyebabkan hilangnya warna alami.

    "Hasil penelitian kami memberikan pengetahuan tentang hubungan antara hormon stres dan rambut beruban," kata Dr Mayumi Ito, asisten profesor dermatologi di Langone Medical Centre New York University seperti dilansir laman Telegraph.

    Studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Medicine tersebut menggunakan tikus sebagai objek percobaan. Pada tikus dengan hormon stres tinggi, para peneliti menemukan sel-sel punca lebih banyak bermigrasi dari folikel rambut ke daerah-daerah kulit yang rusak.

    Selain stres, paparan sinar ultraviolet pada kulit juga bisa menyebabkan hal yang sama. Ini karena ketika seseorang berjemur, kulit mereka akan memproduksi lebih banyak melanin – pigmen bertanggung jawab atas warna kulit dan rambut--.

    Sementara itu, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa terjadinya uban dini disebabkan karena faktor genetik, polusi, diet, dan merokok.*(vivialife)

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728