Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Sanitasi di Kota Madiun Masih Memprihatinkan

    Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperbaiki kondisi sanitasi di Indonesia dengan mengutamakan percepatan pembangunan sektor sanitasi.
    Kegiatan tersebut dalam rangka pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 dan MDGs 2015. Ha itu dikatakan Asisten Administrasi umum Sekretaris Daerah Kota Madiun, Rahmani Bangun Sutirto saat melakukan sosilisasi program PPSP di Kota Madiun, Rabu (26/6/2013).
    Rahmani Bangun Sutirto mengungkapkan sanitasi di Kota Madiun masih memprihatinkan, sehingga tahun ini pemerintah Kota Madiun mendapatkan banyak trayek dari Pemerintah pusat dalam upaya percepatan pembangunan sanitasi permukiman.
    Menurut Bangun, penyebab minimnya  kondisi sanitasi di Indonesia antara lain karena  lemahnya perencanaan pembangunan sanitasi, tidak sesuai kebutuhan, serta kurangnya perhatian masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.
    “Khusunya di Kota Madiun juga masih cukup meprihatinkan, untuk itu maka tahun ini kita dapat banyak trayek dari pemerintah untuk program percepatan pembangunan sanitasi permukiman. Penyebab minimnya program sanitasi di Indonesia adalah lemahnya perencanaan sanitasi, tidak terpadu, salah sasaran, tidak sesuai kebutuhan serta kuranya perhatian masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Salah satu upaya memperbaiki kondisi sanitisasi adalah dengan menyiapkan perencanaan pembangunan sanitasi yang responsif dan berkelanjutan, untuk ini pemerintah pusat mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk menyusun strategi yang memiliki prinsip berdasarkan data aktual , berskala kota dan menggabungkan melalui pendekatan op-down dan bottom-up,” ujarya.
    Untuk mengasilkan kinerja sanitasi yang terpadu, Kata Bangun Sutirto, Kota/Kabupaten harus mampu memetakan situasi sanitasi diwilayahnya. Pemetaan bukti sanitasi yang baik dapat tercapai apabila Kabupaten/Kota mampu mendapatkan informasi yang lengkap, akurat, dan mutahkir tentang kondisi sanitasi menyangkut aspek teknis maupun non teknis.
    Rahmani Bangun Sutirto menegaskan, Program PPSP diarahkan untuk menciptakan lingkungan kondusif yang dapat mendukung terciptanya percepatan pembangunan sanitasi melalui advokasi, perencanaan strategis, dan implementasi yang komprehensif.
    Target Program PPSP meliputi terbebasnya dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Pelaksanaan praktik 3 R serta peningkatan TPA menjadi sanitary landfill dan Pengurangan genangan air di 100 wilayah perkotaan seluas 22.500 ha. 

    http://rri.co.id/index.php/berita/58617/Sanitasi-di-Kota-Madiun-Masih-Memprihatinkan#.Ucs-M9gwAf0

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728