Header Ads

ad728
  • Breaking News

    WAYANG MASUK SEKOLAHAN

    Serangkaian berbagai kegiatan dalam memeriahkan hari ulang tahun Kabupaten Madiun yang ke 444 diantaranya digelar Budaya Spriritual dan Tradisional diantaranya dikemas dengan bentuk wayang masuk sekolahan. 
    Wayang masuk sekolahan yang digelar di Padepakan Seni Kirun Dusun Candi Desa Bagi Kecamatan Madiun dengan menampilkan dalang cilik Ki Angger Resi Setyo Wicaksono dari Desa Kebonagung Kecamatan Balerejo dan didukung oleh ayahnya  Ki Bambang Sigit Parminto dengan mbabar lakon GATUTKOCO GEMBLENG.
    Gelar budaya spiritual dan tradisional dihadiri Bupati Madiun, Direkturat Pembinaan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Budaya RI, unsur pimpinan SKPD dan yang ditonton anak anak sekolah baik dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama maupun sekolah menengah atas yang ada di Kabupaten Madiun utamanya dari Kecamatan Madiun, Sawahan dan Balerejo, maupun undangan lainya.
    Bupati Madiun H. Muhtarom S.Sos dalam sambutan pembukaan Gelar Budaya Spiritual dan Tradisional diantaranya menyampaikan bahwa melalui kegiatan gelar spiritual dan tradisional yang diantaranya gelar wayang kulit masuk sekolahan ini dikandung maksud untuk menanamkan jiwa cinta budaya sendiri kepada anak didik maupun generasi bangsa sedini mungkin. Sehingga anak didik maupun generasi bangsa akan mampu memahami seni budaya sendiri yang akhirnya akan muncul rasa senang dan mencintai seni budaya bangsanya, dan mempunyai keinginan untuk melestarikannya dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
    Dengan mencintai seni budaya bangsanya sendiri melalui apresiasi seni tradisi wayang masuk sekolah akan mampu membentuk watak kepribadian generasi muda, generasi bangsa yang handal dan mampu mensukseskan pembangunan yang diidamkan, yaitu masyarakat yang didasari iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menuju masyarakat yang sejahtera, dalam budaya gotong royong dan guyub rukun agawe santoso, serta dalam suasana ayem tentrem.
    Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Tradisi , Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Drs Gendro Nurhadi MPd) dalam sambutannya diantaranya menyampaikan bahwa sangat apresiasi dengan diselenggarakannya Gelar Budaya Spriritual dan Tradisional ini ,dengan berbagai kegiatan diantaranya wayang masuk sekolah, pameran budaya , kirab budaya maupun pentas seni tradisional.
    Dalam kesempatan yang sama ketua penyelenggara PLT Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun Slamet Rijadi, S.Sos, MSi pada laporannya menyampaikan bahwa serangkaian kegiatan dalam gelar budaya spiritual dan tradisional diantaranya pengenalan dan penanaman nilai nilai kepercayaan terhadap Tuhan YME, Pameran Budaya spiritual dan tradisi serta pengobatan alternatif tradisional, serta pentas seni tradisional dengan pagelaran wayang kulit disamping pagelaran wayang masuk sekolah juga digelar wayang kulit semalam suntuk dengan ki Dalang Purbo Asmoro dari Surakarta.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728