Header Ads

ad728
  • Breaking News

    60 persen Bidang Tanah di Pacitan Belum Mengantongi Sertipikat

    60 persen bidang tanah di kabupaten Pacitan belum memiliki sertipikat tanah. Dari jumlah total 300 ribu bidang tanah tercatat, baru sekitar 140 ribuan yang mengantongi surat-surat tanda kepemilikan sah 
    Demikian pernyataan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pacitan Purwo Sasmito, usai penyerahan sertipikat program nasional (Prona) di desa Pagutan Kecamatan Arjosari Kamis (26/1) pagi.

    Lambatnya pengesahan kepemilikan bidang tanah melalui sertipikasi tanah ini lebih disebabkan faktor kemampuan masyarakat. Selain memang ada unsur pemahaman dari masyarakat Pacitan yang menganggap sertipikat tidak penting. Mereka cukup berpedoman pada bukti pethok  atau SPT yang dibayarkan setiap tahun. Maka tak heran, seretnya upaya sertipikasi tanah di Pacitan ini berlangsung lama, yakni, sejak tahun 1960 an.

    Untuk itu, melalui program Prona ini tandas Purwo, upaya percepatan sertipikasi hak kepemilikan tanah akan lebih diutamakan. Karena masyarakat dapat mengurus kepemilikan bidang tanahnya dengan gratis. Tidak hanya itu, BPN saat ini sudah menjalin kerjasama dengan pihak Bank, khusus untuk membantu pembiayaan pengurusan sertipikat tanah.

    Caranya, masyarakat yang ingin mengurus sertipikat tanah dapat langsung dilakukan tanpa harus membayar ke Badan Pertanahan. Sertipikat yang sudah jadi nantinya akan dijadikan angguna sementara. Selanjutnya, digunakan pemilik tanah untuk mencicil biaya terhutang ke pihak bank.Dengan cara ini diharapkan masyarakat lebih mudah mengurus surat tanahnya tanpa harus menunda karena terhambat biaya.

    Dalam setahun tandas Purwo Sasmito, pengurusan sertipikat tanah reguler rata-rata hanya 500 dokumen. Jumlah yang sangat sedikit dibanding kepemilikan tanah masyarakat yang mencapai 300 ribu bidang sampai saat ini. Melalui program Prona tahun 2011 terselesaikan sebanyak 4 ribu bidang tanah. Sedangkan tahun ini kabupaten Pacitan mendapat alokasi sebanyak 7 ribu bidang.

    Dalam kesempatan sama bupati Pacitan Indartato menyambut baik program Prona. Orang nomor satu di Pacitan itu berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mensyahkan tanah hak miliknya sesuai perundang-undangan yang berlaku. Bupati juga mengimbau jajaranya, mulai dari SKPD terkait, Camat hingga kepala desa dan lurah untuk membantu masyarakat.

    Lebih lanjut bupati mengatakan, Kepemilikan tanah merupakan persoalan yang rawan. Untuk itu masyarakat diharapkan segera mengurus keabsahan kepemilikan haknya dengan mengurus sertipikat tanah. Dengan sertipikat pula masyarakat dapat menggunakan sebagai jaminan modal usaha. Sehingga kesejahteraan dapat tercapai.

    Selain penyerahan secara simbolis 4 ribu sertipikat tanah se kabupaten Pacitan, juga diserahkan bantuan bibit pohon buah-buahan kepada masyarakat, kerjasam BPN dengan salah satu perusahaan rokok di Indonesia. Bibit yang diserahkan meliputi bibit pohon durian 2 ribu batang serta bibit pohon rambutan dan jeruk masing-masing 1.500 batang.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728