Header Ads

ad728
  • Breaking News

    PLN Pastikan Pasokan Listrik Madiun dan Sekitar


    MADIUN (KR) Direktur PLN Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Madiun, Johanes Natan menyatakan seluruh desa di wilayah kerjanya sudah teraliri listrik. Demikian disampaikannya, usai peringatan Hari Listrik Nasional ke-66, Kamis (27/10/11) pagi.
    “APJ Madiun membawahi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan dan Ngawi. Sampai akhir September lalu telah mengaliri listrik sebanyak 574.931 pelanggan. Mayoritas pelanggan atau 526.843 pelanggan (92%) merupakan pelanggan rumah tangga, sedangkan pertumbuhan pelanggan mencapai 2,5%,” jelas Natan.
    Ratio elektrifikasi di Madiun telah mencapai 74,13%, Magetan 74,39% dan Ngawi 61,79%. Sedangkan tunggakan listrik tertinggi di Kabupaten Ngawi. Dari total tunggakan Rp 328 juta, di Kabupaten Ngawi saja mencapai Rp 219 juta.
    Natan juga menambahkan, PLN APJ Madiun menargetkan penggantian KWh meter tua yang sudah berusia 10, 15 hingga 20 tahun ke atas sebanyak 26.253 unit. Hingga akhir September lalu sudah dilaksanakan sebanyak 17.937 unit, untuk Oktober 2011 ini harus menyelesaikan 8.316 unit.
    Masih menurutnya, penggantian KWh meter tua terpasang dimaksudkan untuk meningkatkan akurasi pengukuran pemakaian listrik untuk menunjang bisnis yang fair antara PLN dengan pelanggan. “Penggantian gratis atau tidak dipunggut bayaran,” tegasnya.
    Disaat yang sama, Wakil Walikota Madiun, H Sugeng Rismianto dalam sambutannya mengatakan, listrik diibaratkan sebagai kebutuhan vital. Keberadaan listrik mampu mempengaruhi seluruh sektor kehidupan, maka itu keberadaan listrik harus dijaga bersama.
    Kala disinggung soal penerangan jalan umum (PJU) liar, WaWali menyarankan perlu dilakukan penertiban bersama antara Pemkot Madiun dan PLN. “PJU liar memang membahayakan dan merugikan semua pihak, maka perlu dilakukan penertiban,” tegas Sugeng. (jbc)

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728